Sakit Pinggang – Penyebab dan Gejalanya

Sakit pinggang, jadi nyeri tubuh langganan terjadi pada pria dan wanita di berbagai usia. Tidak sedikit pula, anak muda mengeluh sakit pinggang setelah melakukan aktivitas fisik atau hanya sekedar duduk dalam waktu yang lama di bangku sekolah atau kantor. 

Fenomena sakit pinggang menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, merupakan salah satu hambatan untuk bekerja dan beraktivitas. Penasaran apa sebenarnya penyebab sakit pinggang dan gejalanya?

Yuk, simak artikel ini sampai tuntas… 

Sakit Pinggang dan Penyebabnya

Sakit pinggang ialah nyeri pada bagian punggung bawah atau samping. Dominan, nyeri pada punggung bawah dan samping ini disebabkan akibat cedera otot atau otot menegang. Umumnya, kondisi otot yang tidak normal tersebut bisa terjadi akibat gerakan tubuh yang berlebihan atau efek samping mengangkat beban terlalu berat. 

Namun, tidak sedikit pula sakit pinggang disebabkan karena beberapa faktor. Berikut di antaranya: 

1. Faktor Risiko Sakit Pinggang

Wajib diketahui, sakit pinggang relatif terjadi di berbagai  jenis usia. Meski begitu, faktor risiko terbesar orang mengalami nyeri pada punggung bawah atau samping ialah 

  • Usia lebih dari 30 tahun
  • Obesitas 
  • Berat badan tidak ideal
  • Jarang olahraga

Individual dengan kriteria di atas diharapkan untuk menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko munculnya nyeri. 

2. Gangguan Tulang Belakang

Secara umum, sakit pinggang disebabkan oleh cedera otot. Padahal, apabila dibahas lebih detail maka ditemukan penyebab dari cedera itu sendiri. Berikut di antara penyebab nyeri punggung bagian bawah dan samping akibat cedera tulang saraf belakang: 

  • Peradangan sendi tulang belakang
  • Saraf kejepit
  • Mengikisnya bantalan tulang belakang karena faktor usia
  • Ruas tulang belakang menyempit
  • Cedera tulang karena benturan dengan benda tumpul
  • Pasca kecelakaan
  • Munculnya kelainan tulang belakang

3. Efek Samping Penyakit

Tidak banyak yang tahu, sakit pinggang bisa disebabkan akibat efek samping penyakit dalam. Biasanya, nyeri ini muncul hanya pada satu sisi pinggang atau kedua sisi pinggang. Berikut penyakit tubuh bisa sebabkan nyeri punggung bawah dan samping yang perlu diwaspadai: 

  • Miom
  • Infeksi Ginjal
  • Batu Ginjal
  • Pankreatitis
  • Endometriosis
  • Usus Buntu
  • Kista Ovarium

4. Efek Samping Kehamilan

Moms, tahukah anda? Kehamilan jadi faktor penyebab nyeri pinggang yang sering terjadi pada trimester ketiga hingga akhir. Tidak perlu khawatir Moms, nyeri pinggang saat hamil adalah hal yang lumrah terjadi karena adanya beberapa faktor, berikut di antaranya: 

  • Bertambahnya berat badan sehingga tulang belakang menekan pembuluh darah dan saraf panggul
  • Pelepasan hormon yang mengganggu di sekitar pinggang
  • Adanya perubahan postur tubuh sehingga titik keseimbangan berubah
  • Perubahan mood sehingga otot pinggang menegang

5. Faktor Lain Penyebab Sakit Pinggang

Tak hanya cedera, penyakit, atau bahkan efek samping kehamilan. Sakit pinggang bisa disebabkan akibat kebiasaan sederhana yang tidak disadari menyebabkan nyeri punggung. Berikut kebiasaan hidup penyebab nyeri pinggang: 

  • Salah posisi tidur 
  • Posisi bantal tidak tepat di bagian pinggul
  • Kasur terlalu keras
  • Kegemukan
  • Salah bantal
  • Otot Tegang

Waspada, Gejala Sakit Pinggang

Gejala sakit pinggang hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Hal ini terjadi karena sakit pinggang umumnya akan mengikuti kondisi tubuh dari penderitanya. Maka dari itu, gejala sakit pinggang bisa berbeda setiap individu. Namun, gejala sakit pinggang yang umum terjadi ialah : 

  • Pinggang terasa kaku, pegal, dan nyeri seperti tertusuk
  • Nyeri menjalar pada pinggang kemudian bokong hingga kaki
  • Nyeri menjalar ke bagian selangkangan kemudian alat kelamin
  • Sulit bergerak baik terutama berdiri tegak
  • Nyeri pinggang cenderung semakin terasa saat malam hari 
  • Nyeri pinggang semakin terasa saat duduk terlalu lama
  • Sulit membungkuk karena nyeri
  • Tidak bisa mengangkat benda berat
  • Kesulitan berjalan
  • Tungkai alami mati rasa dan terkadang lemas (mengikuti posisi syaraf terjepit)
  • Terjadi selama beberapa hari atau seminggu

Segera ke dokter apabila nyeri pinggang telah terjadi lebih dari 1 bulan dan terus memburuk. 

Berikut beberapa gejala nyeri pinggang yang harus diwaspadai dan segera lakukan tindakan medis: 

  • Demam
  • Paha mengalami mati rasa
  • Tungkai lemah dan mati rasa
  • Pinggang sakit saat buang air kecil atau batuk
  • Alami gangguan buang air kecil dan besar
  • Berat badan alami kenaikan dan penurunan secara drastis

Menghilangkan atau meredakan nyeri pinggang umumnya bisa dilakukan dengan cara mengoleskan minyak pereda nyeri pada bagian yang terasa nyeri dan menekannya secara perlahan searah dengan otot tubuh. 

Saat ini, nyeri pinggang dominan terjadi bukan karena masalah serius dan bisa diatasi dengan cara sederhana seperti menggunakan Minyak Herba Sinergi. 

Nyeri otot dan cedera otot akan cepat mereda apabila kamu membalurkan MHS atau minyak herba sinergi ke bagian tubuh tertentu. 

Hal ini dapat terjadi karena Minyak Herba Sinergi terbuat dari virgin coconut on,rimpang kencur, bratawali, kayu manis, sambiloto sehingga efektif untuk meredakan otot yang menegang. 

Selain mengatasi nyeri sendi dan cedera, Minyak Herba Sinergi terbukti efektif untuk mengatasi ruam atau gatal-gatal akibat gigitan serangga. 

Jika kamu ingin mendapatkan manfaat Minyak Herba Sinergi bisa diperoleh secara online atau offline. Untuk kamu yang ingin mendapatkan secara offline bisa mengunjungi agen HNI (Halal Network International) terdekat. 

Selain itu, kamu juga bisa melalui Chatbot Hani untuk membeli Minyak Herba Sinergi sehingga lebih mudah, kamu bisa menghubungi klik disini.

Tetapi jika kamu tak memiliki waktu untuk mengunjungi agen HNI terdekat, maka bisa membeli secara online dengan langsung ke laman resmi minyakherbasinergi.id.

Tertarik mencoba? Segera dapatkan dan rasakan manfaat dari minyak ajaib ini untuk mengatasi luka memar, nyeri otot dan gangguan lainnya.